Wednesday, 13 March 2013

Pesan Mutiara Imam Baqir


Saya kumpulkan beberapa petuah dan nasehatnya Imam Baqir, seorang imam yang memiliki ilmu yang tinggi yang banyak disegani oleh banyak kalangan. Inilah kata-kata mutiara beliau, semoga dapat bermanfaat...


  Kuwasiatkan lima hal kepadamu:
 1. jika engkau dizalimi, jangan berbuat zalim,
 2. jika mereka mengkhianatimu, janganlah engkau berkhianat,
 3. jika engkau dianggap pembohong, janganlah marah,
 4. jika engkau dipuji, janganlah gembira, dan
 5. jika engkau dicela, kontrollah dirimu.

  Ambillah nasihat baik dari orang yang mengucapkannya meskipun ia tidak mengamalkannya.

  Sesungguhnya Allah membenci seseorang yang meminta-minta kepada orang lain berkenaan dengan kebutuhannya, dan menyukai hal itu (jika ia meminta kepada)-Nya. Sesungguhnya DIA suka untuk diminta setiap yang dimiliki-Nya.

  Alangkah mungkin orang yang tamak kepada dunia akan mendapatkannya di dunia. Akan tetapi, ketika ia mendapatkan seluruhnya, dunia itu akan menjadi bala` baginya dan ia menjadi sengsara karenanya. Dan alangkah mungkin seorang membenci urusan akhirat. Akan tetapi, ia dapat menggapainya kemudian dan ia hidup bahagia karenanya.

  Jika sesuatu digabung dengan yang lain, tidak ada gabungan yang lebih indah dari kesabaran yang digabung dengan ilmu.

  Tiga hal adalah kemuliaan dunia dan akhirat: memaafkan orang yang menzalimimu, menyambung tali persaudaraan terhadap orang yang memutuskannya, dan sabar ketika engkau diperlakukan sebagai orang bodoh.

  Jika mulut seseorang berkata jujur, maka perilakunya akan bersih, jika niatnya baik, maka rezekinya akan ditambah, dan jika ia berbuat baik kepada keluarganya, maka umurnya akan ditambah.

  Janganlah malas dan suka marah, karena keduanya adalah kunci segala keburukan. Barang siapa yang malas, ia tidak akan dapat melaksanakan hak (orang lain), dan barang siapa yang suka marah, maka ia tidak akan sabar mengemban kebenaran.

  Tiada keutamaan seperti jihad dan tiada jihad seperti menentang hawa nafsu.

  Hamba yang paling celaka adalah hamba yang berwajah dan bermulut dua: Ia memuji saudaranya di hadapannya dan menghibahnya di belakangnya, jika saudaranya itu dianugerahi nikmat, ia iri dan jika ia ditimpa musibah, ia menghinanya.

  Semua mata pasti akan menangis pada hari kiamat, kecuali tiga mata: mata yang bangun malam di jalan Allah, mata yang menangis karena takut kepada-Nya dan mata yang tidak pernah melihat hal-hal yang diharamkan oleh Allah.

  Sesungguhnya Allah mencintai hamba yang banyak berdoa. Oleh karena itu, berdoalah pada waktu Ashar hingga matahari terbit, karena pada waktu itu pintu-pintu langit terbuka, rezeki-rezeki dibagikan dan hajat-hajat penting dikabulkan

  Sesuatu yang paling utama di sisi Allah adalah engkau meminta segala yang dimiliki-Nya.

  Perumpamaan orang yang tamak bagaikan ulat sutra. Ketika sutra yang melilitnya bertambah banyak, sangat jauh kemungkinan baginya untuk bisa keluar sehingga ia akan mati kesedihan di dalam sarangnya sendiri.

  Orang yang mencari ilmu dengan tujuan mendebat ulama (lain), mempermalukan orang-orang bodoh atau mencari perhatian manusia, maka bersiap-siaplah untuk menempati neraka. Kepemimpinan tidak berhak dimiliki, kecuali oleh ahlinya.

  Sesungguhnya pahala orang yang mengajarkan ilmu adalah seperti pahala orang yang belajar darinya, dan ia masih memiliki kelebihan darinya. Oleh karena itu, pelajarilah ilmu dari ahlinya dan ajarkanlah kepada saudara-saudaramu sebagaimana ulama telah mengajarkannya kepadamu.

  Ketika Allah menciptakan akal, Allah berfirman kepadanya: Kemarilah! Ia pun menghadap. Ia berfirman kembali: Mundurlah! Ia pun mundur. Kemudian Allah berfirman: Demi kemuliaan dan keagungan-Ku, Aku tidak pernah menciptakan makhluk yang lebih Kucintai darimu, dan Aku tidak akan menyempurnakanmu kecuali bagi orang yang Kucintai. Semua perintah, larangan, siksa dan pahala-Ku tertuju kepadamu.

  Engkau dapat dikatakan rendah hati jika, engkau rela duduk di sebuah majelis yang lebih rendah dari kedudukanmu, mengucapkan salam kepada orang yang kau jumpai, dan menghindari debat meskipun engkau benar.

  Ghibah adalah engkau membicarakan aib yang dimiliki oleh saudaramu yang Allah telah menutupnya sehingga tidak diketahui oleh orang lain, dan menuduh adalah engkau membicarakan aib yang tidak dimiliki olehnya.

  Orang yang paling menyesal di hari kiamat adalah orang yang berbicara keadilan dan ia sendiri tidak melaksanakannya.

  Seorang hamba bisa dikatakan alim jika ia tidak iri kepada orang yang berada di atasnya dan tidak menghina orang yang berada di bawahnya.

  Sesungguhnya Allah akan menghisab hamba-hamba-Nya pada hari kiamat sesuai dengan kadar akal yang telah dianugerahkan kepada mereka di dunia.

  Orang-orang membinasakan diri mereka sendiri jika dalam diri mereka terdapat kebiasaan buruk, sombong, tamak dan hasud

  Allah membenci pencela yang tidak memiliki harga diri.

  Ibadah yang terbaik adalah menjaga perut dan kemaluan.

  Sesungguhnya Allah azza wa jalla menyukai orang-orang yang suka bergurau dengan orang lain dengan syarat tanpa cela-mencela *(^_^)*

 Semoga Bermanfaat... Jika engkau tak mampu bersedekah dengan hartamu bersedekahlah dengan ilmu yang engaku ketahui dan bagikan lah kepada mereka... Insyaallah terhitung sebagai amaliyah kita kelak... Aamiin.

Isi Singkat Buku Chairul Tanjung Si Anak Singkong


Buku Chairul Tanjung Si Anak Singkong. Buku ini ditulis Tjahja Gunawan Diredja yang juga wartawan Harian Kompas. Buku ini diberi kata pengantar oleh Jakob Oetama, Pendiri dan Pemimpin Umum Harian Kompas.

 Buku ini mengisahkan penggalan perjalanan pahit getir dan jatuh bangunnya Chairul Tanjung alias CT sebagai pengusaha yang merintis usaha dari nol tanpa fasilitas dari pemerintah. Buku yang terdiri 384 halaman ini juga dilengkapi sejumlah foto yang mengisahkan berbagai aktivitas bisnis maupun kegiatan sosial CT. Termasuk beberapa foto saat CT masih remaja.
Pada buku ini antara lain memaparkan bahwa dalam usia 50 tahun, CT telah berhasil menjadi tokoh sukses di berbagai bidang. Terutama pada bidang bisnis properti, perbankan, asuransi, perhotelan, pasar modal, dan media massa. Total asetnya pun kini bernilai triliunan rupiah.
Majalah Forbes, sebuah majalah bisnis dan finansial Amerika Serikat yang didirikan pada 1917 oleh BC Forbes, pada Maret 2012 mengeluarkan daftar 1.226 orang terkaya di dunia. Sebanyak 17 di antaranya adalah orang Indonesia. Nah, nama CT termasuk di antara 17 nama itu. Tepatnya pada urutan 634 orang terkaya di dunia. Kekayaan pribadi CT disebut mencapai dua miliar dolar AS atau setara Rp 18 triliun (kurs: 1 dolar AS = Rp 9.000).
Padahal, CT bukan berasal dari keluarga anak konglomerat. Juga bukan anak jenderal. Bos CT Corp (Chairul Tanjung Corpora) yang menaungi puluhan perusahaan ini mengaku sebagai anak dari keluarga sederhana.
Ayahnya, AG Tanjung, adalah wartawan sekaligus pengelola surat kabar beroplah kecil sejak Orde Lama. Namun saat Orde Baru berkuasa, surat kabar yang dikelola ayahnya itu kemudian dipaksa tutup karena berseberangan secara politik dengan penguasa saat itu. Kondisi ini membuat orangtuanya menjual rumah dan berpindah tinggal.
Masa kecil CT dilewati di Gang Abu, Batutulis, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Katanya, pada tahun 1970-an, merupakan satu di antara kawasan terkumuh di Jakarta. Jalanan tanah, becek, dan banjir kala hujan. Semua rumah di kawasan ini merupakan rumah petak kecil, beratap pendek, dinding tambal sulam, dan tak ada bangunan bertingkat.
Kondisi keuangan orangtua CT pun saat itu terbatas. Ibu CT, Halimah, sampai harus menggadaikan kain halus miliknya untuk membiayai kuliah pertama CT di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Indonesia (UI). Namun sadar dengan keterbatasan keuangan orangtuanya, Chairul tumbuh menjadi anak yang kreatif, pekerja keras, dan mandiri sejak muda. Kini ia pun menuai hasilnya.
Masa Mahasiswa
Di buku ini juga mengisahkan bahwa sejak kuliah di FKG UI, CT pun harus mencari sendiri uang agar bisa membiayai kebutuhan kuliahnya. Di awali dengan membuka usaha fotokopi di kampusnya. Lalu masuk ke bisnis alat-alat kedokteran gigi untuk memenuhi kebutuhan rekan-rekannya.
Sembari menjalankan bisnis di kampus, CT juga aktif dalam urusan gerakan kemahasiswan. Buktinya ia sempat dipercaya sebagai Ketua Ex-Officio Dewan Mahasiswa UI. Lalu pada 1984, ia terpilih menjadi Koordinator Mahasiswa se-Jakarta. Pada tahun yang sama, ia juga terpilih sebagai mahasiswa teladan tingkat nasional.
Saat mahasiswa, ia dan rekannya terlibat dalam gerakan menolak militerisme masuk UI dengan menggelar mogok kuliah. Tak hanya menggembok, tapi juga mengelas pintu masuk fakultas. Pasalnya, saat itu terdengar isu bahwa Mayjen TNI Nugroho Notosusanto akan diangkat Rektor UI menggantikan Prof Dr Mahar Mardjono.
Selepas kuliah, CT pernah mendirikan PT Pariarti Shindutama yang memproduksi sepatu anak-anak untuk ekspor. Kepiawaiannya membangun jaringan dan sebagai pengusaha membuat bisnisnya pun semakin berkembang. Di bidang keuangan, ia mengambil alih Bank Karman yang kini bernama Bank Mega.
Di bidang bisnis bidang penyiaran dan multimedia, ia juga sukses membesarkan Trans TV. Lalu membeli TV7 dan mengubah namanya menjadi Trans7. Lalu membuat Trans Studio. Satu di antaranya adalah Trans Studio Mall yang ada di Makassar. Pada 1 Desember 2011, Chairul meresmikan perubahan nama Para Grup menjadi CT Corp. CT adalah singkatan dari namanya.
MUngkin hanya itu ulasan yang pernah cara terbaru baca dari sumber terpercaya yakni kompasiana, semoga artikel postingan cara terbaru mengenai ISI Buku Chairul Tanjung Si Anak Singkong bisa bermanfaat. dan baca juga atikel pendidikan yang saya posting berberapa waktu lalu seperti Pengertian Pendidikan Secara Umum dan Pendidikan Menurut Para Ahli

Monday, 11 March 2013

Perjalanan Menuju Cikuray


Halo kawan-kawan pecinta alam semua, dimanapun kalian berada sekarang. Sambil berbagi pengalaman aja ya, kami ingin menceritakan perjalanan singkat kami menuju gunung Cikuray. Sebelum cerita lebih lanjut, kenalin dulu nama saya Trio Handhoko dan kedelapan teman saya yang tergabung dalam pasukan pramuka Jaguar. Kami berasal dari berbagai daerah, ada yang dari Bekasi, Jakarta, bahkan saya sendiri dari Lampung.

Personil Jaguar Team Pondok Pesantren Daar el-Qolam.
1.      Muhammad Akif (Bekasi)
2.      Syaiful Fahmi al-Hamdi (Bekasi)
3.      Syaiful Anwar (Jakara Timur)
4.      Biyan Muda Intan (Tangerang)
5.      Aditya Andika (Bekasi)
6.      Ichwan Muttaqin (Tangerang)
7.      Zelly (Tangerang)
8.      A. Ramdhani (Bekasi)
9.      Trio Handhoko (Lampung)
Yang berhalangan hadir.
1.      Dhiya Ulhaq (Jakarta Selatan)
2.      Faishal Hadi (Jakarta Timur)
3.      Caesario (Serang)
4.      Sunandar (Tangerang)
Langsung saja, begini pejalanannya.
Hari pertama Senin, 13 Juni 2011.
Kami semua sudah mempersiapkan ini secara matang sebelum acara dimulai, dan hari itu adalah hari pertama kami berkumpul di tempat yang telah disepakati, yakni dikediaman saudara Syaiful Anwar di daerah Jakarta Timur. Saya dan 2 orang teman lainnya sudah berada di sana sejak malam tanggal 11 tersebut. Namun karena yang lain berhalangan hadir di tempat itu jadi hanya kami berempat saja yang ada di sana sejak malam pertama.
Hari kedua Selasa, 14 Juni 2011.
Pagi-paginya kami langsung berangkat menuju Stasiun Kota untuk menuju tempat acara. Ditambah dengan dengan sang Chief kita yang baru datang yaitu Muhammad Akif, sesampainya kami disana ternyata mereka telah berkumpul lengkap dengan peralatan bergunung masing-masing. Semua sudah siap berangkat, tinggal masalah waktu yang belum. Akhirnya kami memilih untuk menggunakan jalur Bogor untuk pergi menuju Garut.
Setelah perjalanan 2 jam dari Jakarta menuju Bogor, kami langsung mencari mobil menuju Ciawi untuk sholat Zhuhur yang langsung di jama’ sama sholat Ashar. Setelah beristirahat dan makan siang kami langsung menuju Garut sekitar pukul 14.39 WIB. Didalam perjalanan kami mendapatkan banyak sekali pelajaran dari orang-orang yang ada di dalamnya terutama sopir dan kernetnya. Biaya akomodasi acara secara keseluruhan telah dikimpulkan di saudara Biyan Muda Intan sebesar Rp. 100.000/orang. Ongkos dari Bogor ke Garut sebesar 30.000 rupiah/kepala.
Setibanya kami di Garut kami langsung mencari Musholla terdekat di sekitar terminal Guntur. Detelah sholat Isya yang dijama’ ta’khir dengan sholat Maghrib kami mencari penginapan disekitar situ, tapi tak ada yang ketemu. Kami berharap bias tidur di depan Masjid atau di dalamnya, tapi tidak jadi karena masjid tersebut telah dikunci. Kami memutuskan untuk berjalan menyusuri gang-gang kecil mencari Musholla untuk tinggal sementara.
Singkat kata kami tidur di Musholla di kampong Haurpanggung Tarogong Kidul setelah mendapatkan izin dari bapak Rohman selaku pengurus Masjid. Dan kami bias beristirahat dengan tenang demi melanjutkan perjalanan yang masih lumyan panjang.
Hari Ketiga Rabu,15 Juni 2011.
Semua berjalan seperti yang kita inginkan. Sebelum jam 6 pagi kami sudah bersiap-siap. Semuanya sudah siap dengan pakaian gunung masing-masing. Setelah berpamitan dengan Pak Rohman kami langsung menyarter mobil angkot menuju kaki pendakian Gunung Cikuray.
Hal yang harus diperhatikan adalah bahwa jalan menuju Pemancar atau awal start perjalanan itu harus melewati perkebunan milik warga di Desa Dayeuh Manggung. Angkot kami tiba-tiba di stop karena para ojek mngejar dan berkata bahwa itu adalah daerah mereka. Tidak boleh ada angkot yang melintas disana. Akhirnya kami menyewa mobil lost buck milik kang Heri langsung menuju pemancar.
Tiba di sana kami langsung bersiap-siap, tak lupa mengambil air minum di mata air di pemancar sertta berpamitan dengan salah seorang penjaga kantor pemancar di sana.
Perjalanan dimulai jam 10.30. perjalanan dimulai dari jalanan setapak melaewati perkebunan teh, kami seharusnya bias mendaki gunung tersebut selama 3-4 jam tapi karena mungkin tenaga kami sudah terkuras selama perjalanan jadi perjalanan yang seharusnya dapat ditempuh dengan waktu singkat harus berjalan selama kurang lebih 5 setengah jam.
Kami tiba di puncak pukul 17,13, tenda langsung didirikan, api langsung dinyalakan, kayu langsung dikumpulkan. Salah satu teman kami yang bias di bilang punya badan lebih besar dari kami menangis terharu bersyukur kepada Allah SWT karena dengan izin-Nyalah kami semua bias mencapai puncak tertinggi Gunung Cikuray tersebut.
Waktu yang tepat untuk mengambil momen sunset. Setelah puas berfoto-foto kami ganti baju dengan baju tebal karena cuacs yang sangat dingin.
Hari keempat Kamis, 16 Juni 2011.
Karena sangat dingin saya dan teman-teman tidak bias tidur nyeyak. Namun akhirnya pagi pun tiba kami mengambil momen sunrise yang paling ditunggu-tunggu kami berfoto bersama pendaki lain yang memang asli orang Garut ( mereka lewat jalur yang berbeda dengan kami)
Kami memutuskan untuk turun hari itu juga, dan karena kami melewati jalur yang sama kami tak terlalu kesulitan mencari jalan pulang. Kami menempuh perjalanan pulang hanya selama 3 setengah jam. Kami langsung menelpon kang Heri. Kami lalu dijemput menggunakan mobil truck kuning loss buck, dan langsung diantarkan mencari bus jurusan Jakarta. Ongkos kami sedikit mahal kami berangkat dari Tasik bukan dari Garut walaupun bedanya Cuma 5.000 rb.
Beberapa teman langsung pulang, namun, beberapa orang uga masih mau menginap di Jakarta Timur setelah mobil bus tersebut behnti di terminal Kampung Rambutan. Kami dijemput oleh kakak perempuan dari Syaiful Anwar dengan menggunakan mobil Xenia putih.
Banyak hal yang kami lakukan, dari makan bakso bareng, menonton DVD , meng-update status facebook dll.
Mungkin Cuma itu yang bias saya ceritakan kepada teman-teman sekalian. Saya punya beberapa saran tips dan trik yang perlu diperhatikan untuk menuju Gunung Cikuray.
Tips dan Trik Mendaki Gunung Cikuray Garut Jawa Barat.
Masalah biaya ongkos (data tahun 2011)
1.      Naik bus dari Kampung Rambutan tujuan terminal Guntur Garut. Ongkos perkepala sebesar Rp.35.000,00.
2.      Dari terminal Guntur naik mobil 06 menuju Dayeuh Manggung (perkebunan teh). Rp. 3.000,00.
3.      Naik ojek menuju pemancar (awal start perjalanan). Rp.30.000,00
4.      Jadi jumlah untuk ongkosnya saja sebesar berkisar antara Rp.70.000,00-Rp.80.000,00.
Sedangkan untuk maslah waktu.
1.      Kp. Rambutan - Guntur = 7-8 jam.
2.      Guntur – Cilawu (Dayeuh Manggung) = 10 menit
3.      Dayeuh Manggung – Pemancar = 1 Jam
4.      Pemancar – Puncak Cikuray = 5 Jam - lebih (pemula), 3-4 Jam (jika tidak banyak istirahat/break)
Peralatan yang harus di bawa.1
1.      Celana ¾ atau training panjang.
2.      Kupluk atau yang sejenisnya,
3.      Kaus kaki
4.      Sepatu atau sandal gunung.
5.      Jaket tebal
6.      Kaos minimal 2 helai
7.      Sarung tangan
8.      Korek api
9.      Makanan (mie, bubur instan, beras dll)
10.  Minuman (pocari sweat, kopi, susu, dll)
11.  Peralatan masak secukupnya
12.  Tenda (ukuran tinggal dilihat dari kapasitas orang yang akan mendaki)
13.  Pisau/gunting/golok
14.  Minyak tanah/alcohol/paraffin.
15.  Senter
16.  Garam, untuk mengusir ular dari sekitar tenda
17.  Gula merah/choki-choki atau yang lainnya (menambah energi ketika mendaki)
Catatan : Barang-barang lain yang sekiranya perlu di bawa dan belum tercantum silahkan di bawa selama tidak mengganggu perjalanan anda dan tidak membebani anda.
Lain-lain
1.      harus bias bernegosiasi dengan orang lain baik dengan masyarakat sekitar atau teman sendiri
2.      tidak saling mengandalkan
3.      sifat terpendam masing-masing individu akan teruji setelah melewati berbagai rintangan
4.      luruskan niat untuk menjadi sombong, karena tujuan utama kita adalah melihat keagungan sang Maha kuasa.
Selamat menenpuh perjalanan menuju Cikuray. Salam kami anggota Jaguar Team Pondok Pesantren Daar el-Qolam menyertai Anda dan semoga selamat sampai tujuan. Terimaksaih

Kalkulator Saham Sederhana Free

Buat yang mau hitung-hitung profit/loss saham silahkan download link dibawah : https://drive.google.com/file/d/0B3RPgk6...